Monday, October 26, 2015

#2:Gubernur Bali Mengaku Tak Tahu soal Kartu Sakti Jokowi

kabar terbaru - #2:Gubernur Bali Mengaku Tak Tahu soal Kartu Sakti Jokowi


Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku tidak tahu-menahu soal kartu sakti Jokowi yang diperuntukkan kepada rakyat kurang mampu.


Pengakuannya ini disampaikan saat mempertanyakan apakah masyarakat Bali sebagian besar sudah menerima program kartu sakti dari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Saya tidak tahu. Lah wong pendistribusiannya bukan melalui pemerintah provinsi (Bali). Dari pusat langsung ke sasaran," kata Pastika di Denpasar, Senin (26/10/2015).

Mantan Kapolda Bali ini menyampaikan bahwa masyarakatnya di Bali sudah memiliki kartu Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang bisa dimanfaatkan untuk berobat gratis.

"Untung di Bali belum ada yang tanya. Karena juga punya kartu sakti juga, JKBM. Kalau dapat bagus, enggak dapat enggak apa-apa. Kalau kalian (wartawan) tanya saya, saya tak tahu," tegasnya.

Pastika menegaskan bahwa dirinya sudah berusaha mencari tahu tentang distribusi kartu sakti Jokowi, seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Sejahtera.

"Saya sudah tanya Kadiskes, Kadisdik, Kadis Sosial. Mereka juga tidak tahu. Saya harus tanya siapa? Di sana (pusat) juga

muter-muter

 kok. Buang sana, buang sini," tambahnya.

Pastika berharap kartu sakti Jokowi tepat sasaran. Hal yang dirasakan Pastika diyakini juga dirasakan oleh gubernur lainnya yang dinilai aneh karena kepala pemerintah daerah tidak dilibatkan dan tidak tahu-menahu.                          

0 comments:

Post a Comment