Monday, October 26, 2015

#2:Kata Ahok soal Grab Lamborghini

kabar terbaru - #2:Kata Ahok soal Grab Lamborghini


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempertanyakan program Grabspeed, yang mengizinkan pelanggan untuk menyewa mobil sport mewah Lamborghini.


Program itu diluncurkan oleh PT GrabTaxi Indonesia.

"Sebetulnya kamu mau bikin Grab Taxi juga enggak masalah, mau Lamborghini juga enggak masalah," kata Basuki, di Balai Kota, Senin (26/10/2015).

Hanya saja, kata dia, apakah pajak yang dibayarkan merupakan pajak taksi atau bukan.

Kemudian, Basuki juga mempertanyakan pemilik mobil Lamborghini tersebut. Jika milik GrabTaxi, berarti harus ada pajak penghasilan yang dibayarkan.

"Makanya kalau dia itu bilang sewa (Lamborghini) dari orang yang punya, bukan milik GrabTaxi, berarti GrabTaxi harus apa? Harus bayar asuransi buat penumpang," kata Basuki.

Selain itu, PT GrabTaxi Indonesia juga harus membayar pajak final.

"Hari ini yang jadi masalah kan penyewa taksi-taksi pribadi kan enggak membayar pajak-pajak final," kata Basuki.

GrabTaxi resmi membatalkan program khusus GrabSpeed. Alasan di balik pembatalan tersebut, yakni adanya keberatan dari Dinas Perhubungan dan Transportasi.

GrabTaxi menangguhkan perjalanan gratis GrabSpeed pada 24 - 25 Oktober dan 31 Oktober - 1 November.

Program GrabSpeed yang diluncurkan 21 Oktober lalu sebagai bagian dari layanan GrabCar.

Layanan menumpang mobil mewah ini hanya berlaku di kawasan Senayan, Jakarta, dan dibatasi hanya satu penumpang saja per sesi.

Terdapat 10 supercar Lamborghini yang terdiri atas model Aventador dan Gallardo yang disiapkan GrabCar, tampil dengan desain warna hitam dan hijau khas aplikasi GrabTaxi.                          

0 comments:

Post a Comment