Tahun depan Malaysia akan mengerek pajak masyarakat kelas menengah atas. Kenaikan pajak penghasilan orang kaya itu bertujuan menambal defisit anggaran Negeri Jiran tahun 2016.
Warga Malaysia dengan penghasilan RM 600.000 hingga RM 1 juta per tahun (sekitar Rp 2 miliar-Rp 3,2 miliar) bakal kena pajak 26 persen, dari sebelumnya 25 persen. Sementara masyarakat yang memiliki pendapatan lebih dari RM 1 juta setahun harus membayar pajak sebanyak 28 persen.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan rencana tersebut dalam pidato Rancangan Anggaran dan Pendapatan Negara 2016 di hadapan parlemen akhir pekan lalu.
Harapannya, kenaikan pajak penghasilan orang kaya bisa menutup defisit anggaran gara-gara penerimaan dari sektor minyak anjlok.
Uang hasil kenaikan pajak kaum kaya itu akan digunakan, misalnya, untuk membangun jalan pedesaan, mendongkrak kecepatan internet, sektor pertanian dan pariwisata, serta gaji pegawai negeri sipil.
Tahun depan Pemerintahan Najib lebih mengandalkan permintaan domestik lantaran pertumbuhan ekonomi global terus melemah. Najib juga berjanji meningkatkan konsumsi, memacu investasi swasta, serta mempercepat proyek infrastruktur publik.
"Meski terkendala pada sumber daya keuangan, pemerintah tetap peka terhadap kesulitan yang dihadapi oleh Malaysia," kata Najib.
Pemerintah Malaysia memproyeksikan PDB tahun ini tumbuh 4 persen, sedangkan tahun depan akan tumbuh menjadi 5 persen.
Dalam laporan ekonomi yang dirilis akhir pekan lalu, Kementerian Keuangan Malaysia merevisi proyeksi PDB Malaysia tahun depan dari sebelumnya 4,5 persen menjadi 5,5 persen.
Para analis menilai, kebijakan yang diambil Pemerintah Malaysia cukup menenangkan. "Umumnya semua orang tenang kecuali mereka yang berpenghasilan tinggi," ujar Julia Goh, ekonom United Overseas Bank (UOB) Ltd.
Secara keseluruhan anggaran Pemerintah Malaysia akan dipakai untuk meningkatkan pembangunan sektor konstruksi, pertanian, listrik, dan elektronika.
Tak hanya itu, pada Juli 2016 nanti Malaysia akan menaikkan upah minimum bulanan menjadi RM 1.000 dari RM 900 untuk wilayah Semenanjung Malaysia. Sedangkan upah di Sabah dan Serawak bakal naik jadi RM 920.
1 comments:
Saya IBU ANDRI YUNITA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH SUKRI dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH SUKRI dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH SUKRI meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH SUKRI kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH SUKRI sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH SUKRI DI 081-340-887-7779 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW
Post a Comment